20surat-cinta-575a2d0665afbda404dec5f9

MASIHKAH RABBMU MENCINTAIMU ???

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِعَبْدِهِ الْخَيْرَ عَجَّلَ لَهُ الْعُقُوبَةَ فِى الدُّنْيَا وَإِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِعَبْدِهِ الشَّرَّ أَمْسَكَ عَنْهُ بِذَنْبِهِ حَتَّى يُوَفَّى بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ.

“Jika Allah menginginkan kebaikan pada hamba, Dia akan segerakan hukumannya di dunia. Jika Allah menghendaki kejelekan padanya, Dia akan mengakhirkan balasan atas dosa yang ia perbuat hingga akan ditunaikan pada hari kiamat kelak.” (HR. Tirmidzi no. 2396, hasan shahih kata Syaikh Al Albani)

Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ عِظَمَ الْجَزَاءِ مَعَ عِظَمِ الْبَلاَءِ وَإِنَّ اللَّهَ إِذَا أَحَبَّ قَوْمًا ابْتَلاَهُمْ فَمَنْ رَضِىَ فَلَهُ الرِّضَا وَمَنْ سَخِطَ فَلَهُ السَّخَطُ.

“Sesungguhnya pahala besar karena balasan untuk ujian yang berat. Sungguh, jika Allah mencintai suatu kaum, maka Dia akan menimpakan ujian untuk mereka. Barangsiapa yang ridho, maka ia yang akan meraih ridho Allah. Barangsiapa siapa yang tidak suka, maka Allah pun akan murka.” (HR. Ibnu Majah no. 4031, hasan kata Syaikh Al Albani)

Ujian, musibah bahkan kelelahan, kegelisahan, kesedihan, gundah gulana, duka hingga sakit walaupun hanya tertusuk duri, sesungguhnya adalah  bagian dari tanda kasih sayang serta kecintaan Allah Ta’ala terhadap hamba-Nya.

Telah diriwayatkan oleh Imam Bukhari rahimahullah dalam kitabnya Al-Adabul Mufrad dengan sanad yang Hasan bahwa,

Nabi shallahu ‘alaihi sallam pernah bertanya kepada seorang Badui yang datang kepadanya “Apakah engkau pernah mengalami Ummu Mildam (nama jenis deman)?.” Orang Arab  Badui itu bertanya, “Apakah Ummu Mildam itu?.” Beliau ‘Alaihi sallam menjawab, “Panas antara kulit dan daging.” Ia menjawab, “Tidak…”, Beliau bertanya kembali, “Apakah engkau pernah pusing?.” Arab Badui bertanya lagi, “Apakah itu pusing?.” Beliau menjawab, “Angin yang muncul di kepala lalu menyerang urat-urat.” Ia menjawab, “Tidak”. Ketika Arab Badui itu berdiri (meninggalkan majelis), maka ‘Alaihi sallam bersabda, “Barangsiapa yang ingin melihat ahli neraka.” (Maksud Beliau), “Lihat orang Badui itu.”

Wallahu a’lam  bish-shawab……

Semoga bermanfaat.

—————————————————————————————

Penulis : Ust. Abu Abdirrahman Al-Hajjamy, MA.
(Serpong, 30/08/2016)

PERHATIAN !!!

Diperbolehkan mengcopy serta memperbanyak content tulisan ini untuk kepentingan Da’wah Islamiyah dengan menyertakan sumber : http://alaminiyah.com/
https://alaminiyah.wordpress.com/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s